pengunjung es teler panaikang makassar

Siang hari di Makassar rasanya panas. Terik matahari di kota daeng selalu terasa sangat menyengat.

Orang orang jadi malas kalau harus keluar rumah. Takut kepanasan. Kalau pun harus keluar setidaknya jaket selalu kostum yang wajib dikenakan jika mesti berkendara menggunakan motor.

Lain halnya jika menggunakan mobil. Bisa merasa adem dengan menyalakan AC (air conditioner) di dalam mobil.

Kalau anda melintas di jalan urip sumoharjo, dari arah flyover menuju ke jalan perintis, anda bisa singgah sejenak di kawasan pekuburan panaikang.

Loh. kok ke kuburan siang-siang.

Yup, di sana terdapat es teler yang sangat terkenal. Namanya es teler Panaikang. Posisinya berada sebelum markas kodam (tentara).

Es teler ini sudah sangat terkenal dari dahulu kala. Ibu saya saja waktu masih muda sudah sering makan es teler di sana.

Benar saja, rasanya sangat enak.

Bagaimana rasanya?

Tidak seperti es teler yg lain. Es teler panaikang memiliki tekstur rasa yang kental. Ini karena gula merah yang diberikan/dicampurkan sangat kental. Saya belum pernah menemukan es teler yang rasanya seperti ini.

Sedangkan isi dari es teler tersebut sama saja seperti pada umumnya. Seperti agar-agar, potongan buah-buahan, kacang disko, susu, es serut, dan lain-lain.

Harga es teler kalau makan di sana hanya sejumlah 7 ribu rupiah. Sedangkan kalau kita bungkus/bawa pulang harganya 10 ribu.

Menikmati es teler di dekat kuburan menjadi sensasi tersendiri. Meskipun terletak pas di depan areal pekuburan, setiap harinya puluhan sampai ratusan porsi es teler habis terjual laku. Dan orang-orang tidak pernah bosan datang makan es teler panaikang.

Selain datang langsung ke sana, anda juga bisa menikmati rasa es teler panaikang dengan memesannya lewat aplikasi online seperti gojek atau grab.